Sabtu, 25 Oktober 2014

MANUSIA DAN KEBUDAYAAN

NAMA                : AFNI WULANDARI
NPM                    : 10514407
KELAS                : 1PA15
MATA KULIAH  : ILMU BUDAYA DASAR


A.      MANUSIA
Unsur-unsur yang membangun manusia
Menurut pandangan islam
  • Jasad : badan kasar manusia yang tampak dari luar, dapat diraba dan menempati ruang
·         Hayat: mengandung unsur hidup yang ditandai gerak
·         Ruh: bimbingan tuhan yang bekerja secara spiritual yang memahami kebenaran
·         Nafs :kesadaran tentang diri sendiri
Menurut pandangan umum
  • Id :  merupakan struktur kepribadian yang paling primitive dan paling tidak tampak                               .     Merupakan libido murni, atau energy psikis yang menunjukkan ciri alami yang    irrasional.
  • Ego : bagian yang pertama kali dibedakan dengan ID,  disebut kepribadian eksekutif karena peranannya dalam menghubungkan energy Id ke dalam saluran social yang dapat dimengerti orang lain
  • Super Ego : kepribadian yang muncul paling akhir sekitar usia 5 tahun. Super ego terbentuk dari lingkungan ekternal. Super ego merupakan kesatuan standar moral yang diterima ego dari sejumlah agen yang mempunyai otoritas dalam lingkungan luar diri 

B.HAKEKAT MANUSIA
.                 Hakekat Manusia Menurut Pandangan Umum
1.      Dalam perspektif filsafat
Disimpulkan bahwa manusia merupakan hewan yang berpikir karena memiliki nalar intelektual. Dengan nalar intelektual itulah manusia dapat berpikir, menganalisis, memperkirakan, meyimpulkan, membandingkan, dan sebagainyaDalam Perspektif Ekonomi
2.      Dalam perspektif ekonomi, manusia adalah makhluk ekonomi, yang dalam kehidupannya tidak dapat lepas dari persoalan-persoalan ekonomi. Komunikasi interpersonal untuk memenuhi hajat-hajat ekonomi atau kebutuhan-kebutuhan hidup sangat menghiasi kehidupan mereka
3.      Dalam Perspektif Sosiologi
Manusia adalah makhluk social yang sejak lahir hingga matinya tidak pernah lepas dari manusia lainnya. Bahkan, pola hidup bersama yang saling membutuhkan dan saling ketergantungan menjadi hal yang dinafikkan dalam kehidupan sehari-hari manusia
4.      Dalam Perspektif Antropologi
Manusia adalah makhluk antropologis yang mengalami perubahan dan evolusi. Ia senantiasa mengalami perubahan dan perkembangan yang dinamis
5.      Dalam Perspektif Psikologi
Manusia adalah makhluk yang memiliki jiwa

Hakekat Manusia Menurut Pandangan Islam
·         Manusia adalah Makhluk Ciptaan Allah SWT
·         Manusia Merupakan Makhluk yang Terbatas
·         Kemandirian dan Kebersamaan (Individualitas dan Sosialita).
Perbedaan manusia dengan makhluk lain


manusia di ciptakan tuhan dengan memiliki akal pikiran , budi pekerti dan hawa nafsu. Dan manusia juga di utus Allah untuk menjadi khalifah ( pempimpin ) di muka bumi .
C.KEPRIBADIAN BANGSA TIMUR
Kepribadian bangsa timur dapat diartikan suatu sikap yang dimiliki oleh suatu negara yang menentukan penyesuaian dirinya terhadap lingkungan. Kepribadian bangsa timur pada umumnya merupakan kepribadian yang mempunyai sifat toleransi yang tinggi. kita tinggal di Indonesia termasuk ke dalam bangsa timur, dikenal sebagai bangsa yang berkepribadian baik. Di dunia bangsa timur dikenal sebagai bangsa yang ramah dan bersahabat.

Bagan Psikososiogram Manusia



Nomor 7 ( daerah tak sadar )
Disebut sebagai daerah tak sadar karena memang sudah tertanam jauh di dalam diri manusia dan tak mampu disadari bahkan oleh manusia itu sendiri.
contoh study kasusnya, misalnya dunia mimpi dari manusia itu sendiri. Terkadang didunia mimpi itu sering timbul beberapa hal yang mungkin tidak pernah disadari oleh manusia itu sendiri, bahkan hal itu tidak disadari oleh otak manusia
.



Nomor 6 ( daerah sadar )
Disebut daerah Sub sadar karena sewaktu – waktu unsur – unsur yang sudah tertanam bisa meledak keluar lagi dan mengganggu kebiasaan sehari – hari.
contoh study kasusnya, misalnya sebuah tragedy buruk yang pernah menimpa manusia itu sendiri atau kita kenal dengan trauma tersendiri yang dimiliki manusia tersebut yang sulit untuk dilupakan namun manusia itu sendiri ingin melupakannya. Tragedy buruk itu kita misalkan pada waktu peristiwa Gempa Tsunami di Aceh pada tahun 2006. pada peristiwa itu, pastinya meninggalkan trauma bagi para korban bencana Tsunami di Aceh. Trauma tersebut sebenernya ingin untuk dilupakan tetapi mereka merasa hal itu sangat sulit dilupakan karena pada saat itu mereka dalam keadaan sadar.


            Nomor 5 (daerah kesadaran yang tidak dinyatakan)
Maksudnya pikiran – pikiran dan gagasan yang ada disimpan sendiri oleh manusia tersebut dan tidak ada seorang lain pun yang dapat mengetahuinya.
contoh study kasusnya, misalnya perasaan benci terhadap seseorang. Perasaan itu ada dalam keadaan kita sadar, namun secara tidak langsung hal itu tidak dinyatakan terang-terangan didepan seseorang yang dibencinya. Perasaan itu terkadang hanya bergemelut didalam hatinya dan pikierannya sendiri tanpa ada yang mengetahuinya.

            Nomor 4 (daerah kesadaran yang dinyatakan)
manusia mengungkapkan kepada orang lain apa yang ada di pikirannya seperti perasaan, pengetahuan dan sebagainya.
contoh study kasusnya , misalnya kita lihat dari segi pengetahuan. Seseorang membagi apa yang diketahuinya baik dari buku-buku yang telah dibacanya, atau pengetahuan yang telah dimilikinya.
            Nomor 3 (lingkaran hubungan karib)
manusia memiliki seseorang atau sesuatu yang dianggap bisa menjadi curahan hati dan tempat untuk meminta bantuan. Tidak selalu manusia yang lain juga melainkan benda, atau makhluk hidup lain pun bisa berada pada lingkaran
contoh study kasusnya, misalnya kita lihat segi perasaan, seseorang yang telah menganggap oranglain sebagai seseorang yang mampu untuk menjadi tempat untuk menanmpung berbagai curahan hatinya atau sesuatu yang dirasakannya.
Nomor 2 (lingkaran hubungan berguna)
dianalogikan hubungan antara murid dengan guru, pedagang dan pembeli. Pada daerah ini semua hubungan yang ada sudah sering kita lihat berbagai contohnya dalam kehidupan sehari-hari
contoh study kasusnya, misalnya antara pedagang dan pembeli. Disini mereka saling membutuhkan satu dengan yang lainnya. Pedang membutuhkan pembeli untuk membeli dagangannya, sedangkan pembeli membutuhkan barang untuk dikonsumsinya. Ini adalah suatu hubungan timbal balik yang sudah sangat lumrah terjadi dalam kehidupan kita.
            Nomor 1 (lingkaran hubungan jauh)
pikiran dan gagasan manusia tentang berbagai macam hal. Disini manusia tersebut sudah mulai matang terhadap hal apa saja yang akan dihadapi kedepannya.
contoh study kasusnya, misalnya sebuah keputusan yang harus diambil seseorang ketika dia dalam sebuah masalah besar yang dihadapinya. Keputusan tersebut begitu cepat diseleksi dalam otaknya. Sepersekian detik dia harus bisa keluar dari masalah tersebut. Tentunya dia sudah memikirkan segala macam hal yang akan dihadapinya kemudian hari
Nomor 0 (lingkungan dunia luar)
pendapat dan pikiran seseorang tentang dunia atau daerah yang belum pernah dikunjungi atau dijumpai.
contoh study kasusnya, Misalnya saat kita berada diluar dari Negara Indonesia. Kita akan berpikir bahwa Negara yang kita kunjungi itu sangat berbeda dengan Negara dimana kita tinggal yaitu di Indonesia. Hal yang berbeda itu dilihat dari berbagai aspek yang ada. Dilihat dari kebudayaan , pola pikir dan cara hidup manusia dinegara tersebut, dan berbagai macam aspek lainnya.



D.KEBUDAYAAN
kebudayaan secara umum adalah merupakan jalan atau arah didalam bertindak dan berfikir untuk memenuhi kebutuhan hidup baik jasmani maupun rohani.
TOKOH KEBUDAYAAN INDONESIA
  1. Bung Karno
  2. Gus Dur
  3. Emha Ainun Najib 
  4. Kang Sobari
  5. Soejiwo Tejo
  6. Butet Kertarajasa



E.UNSUR-UNSUR KEBUDAYAAN
Ada 7 unsur kebudayaan universal :
1.       Sistem kepercayaan
Ø  Animisme          
 kepercayaan yang memuja arwah dari nenek moyang
Ø  Dinamisme
kepercayaan bahwa pada benda-benda tertentu baik benda hidup atau mati mempunyai kekuatan ghaib.
Ø  Totemisme
Kepercayaan menghormati binatang-binatang tertentu untuk dipuja dan  dianggapnya seketurunan
2. Sistem kemasyarakatan atau organisasi social
            3. Sistem pengetahuan
            4. Bahasa
            5. Kesenian
            6. Sistem mata pencaharian hidup
            7. Sistem peralatan hidup
Kebudayaan dalam dua wujud :
• Kebudayaan material
Kebudayaan material mengacu pada semua ciptaan masyarakat yang nyata, konkret. Termasuk dalam kebudayaan material ini adalah temuan-temuan yang dihasilkan dari suatu penggalian arkeologi: mangkuk tanah liat, perhisalan, senjata, dan seterusnya. Kebudayaan material juga mencakup barang-barang, seperti televisi, pesawat terbang, stadion olahraga, pakaian, gedung pencakar langit, dan mesin cuci.

•Kebudayaan nonmaterial
Kebudayaan nonmaterial adalah ciptaan-ciptaan abstrak yang diwariskan dari generasi ke generasi, misalnya berupa dongeng, cerita rakyat, dan lagu atau tarian tradisional

F. WUJUD KEBUDAYAAN
Wujud kebudayaan menurut dimensi wujudnya :
Ø  Wujud kebudayaan sebagai suatu kompleks dari ide-ide,gagasan,nilai-nilai,norma-norma,peraturan dan sebagainya
Ø  Wujud kebudayaan sebagai suatu kompleks aktivitas serta tindakan berpola dari manusia dalam masyarakat
Ø  Wujud kebudayaan sebagai benda-benda hasil karya manusia

G. ORIENTASI NILAI BUDAYA
masalah pokok kehidupan manusia dalam sistem nilai budaya ;
1. Hakekat hidup manusia.
2. Hakekat karya manusia.
3. Hakekat waktu manusia.
4. Hakekat alam manusia.
5. Hakekat hubungan manusia



H. PERUBAHAN KEBUDAYAAN
Faktor-faktor yang Mempengaruhi Diterima atau Tidaknya Suatu Unsur Kebudayaan Baru
§  Terbatasnya masyarakat memiliki hubungan atau kontak dengan kebudayaan dan dengan orang-orang yang berasal dari luar masyarakat tersebut.
§  Jika pandangan hidup dan nilai yang dominan dalam suatu kebudayaan ditentukan oleh nilai-nilai agama
§  Corak struktur sosial suatu masyarakat turut menentukan proses penerimaan kebudayaan baru. Misalnya sistem otoriter akan sukar menerima unsur kebudayaan baru.
§  Suatu unsur kebudayaan diterima jika sebelumnya sudah ada unsur-unsur kebudayaan yang menjadi landasan bagi diterimanya unsur kebudayaan yang baru tersebut.
§  Apabila unsur yang baru itu memiliki skala kegiatan yang terbatas

Penyebab terjadinya perubahan kebudayaan
§  masuknya budaya asing
§  kurangnya kesadaran masyarakat akan pentingnya peranan budaya local



I.KAITAN MANUSIA dan KEBUDAYAAN
Hubungan manusia dengan kebudayaan
Secara sederhana hubungan antara manusia dan kebudayaan adalah : manusia sebagai perilaku kebudayaan, dan kebudayaan merupakan obyek yang dilaksanakan manusia. Tetapi apakah sesederhana itu hubungan keduanya ?
Dalam sosiologi manusia dan kebudayaan dinilai sebagai dwitunggal, maksudnya bahwa walaupun keduanya berbeda tetapi keduanya merupakan satu kesatuan. Manusia menciptakan kebudayaan, clan setclah kebudayaan itu tercipta maka kebudayaan mengatur hidup manusia agar sesuai dcngannya. Tampak baliwa keduanya akhimya merupakan satu kesatuan.
Contoh tentang hubungan antara manusia dengan kebudayaan
Contoh sederhana yang dapat kita lihat adalah hubungan antara manusia dengan peraturan-peraturan kemasyarakatan. Pada saat awalnya peraturan itu dibuat oleh manusia, setelah peraturan itu jadi maka manusia yang membuatnya harus patuh kepada peraturan yang dibuatnya . Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa manusia tidak dapat dilepaskan dari kebudayaan, karena kebudayaan itu merupakan perwujudan dari manusia itu sendiri
Pengertian Dialektis
Dialektis : komunikasi dua arah yang sering dipakai dalam kehidupan sehari-hari
Tahap proses Dialektis
ü  . Ekstemalisasi adalah proses dimana manusia mengekspresikan dirinya dengan membangun dunianya. Melalui ekstemalisasi ini masyarakat menjadi kenyataan buatan manusia
ü  . Obyektivasi adalah proses dimana masyarakat menjadi realitas obyektif, yaitu suatu kenyataan yang terpisah dari manusia dan berhadapan dengan manusia. Dengan demikian masyarakat dengan segala pranata sosialnya akan mempengaruhi bahkan membentuk perilaku manusia
ü  . Intemalisasi, yaitu proses dimana masyarakat disergap kembali oleh manusia. Maksudnya bahwa manusia mempelajari kembali masyarakamya sendiri agar dia dapat hidup dengan .baik, sehingga manusia menjadi kenyataan yang dibentuk oleh masyarakat



DAFTAR PUSTAKA
wartawarga.gunadarma.ac.id







            

Tidak ada komentar:

Posting Komentar