NAMA : AFNI WULANDARI
NPM : 10514407
KELAS : 1PA15
MATA KULIAH : ILMU BUDAYA DASAR
A.
MANUSIA
Unsur-unsur
yang membangun manusia
Menurut pandangan islam
- Jasad : badan kasar manusia yang tampak dari luar, dapat
diraba dan menempati ruang
·
Hayat: mengandung unsur hidup yang ditandai gerak
·
Ruh:
bimbingan tuhan yang bekerja secara spiritual yang memahami kebenaran
·
Nafs
:kesadaran tentang diri sendiri
Menurut pandangan umum
- Id : merupakan
struktur kepribadian yang paling primitive dan paling tidak tampak
. Merupakan libido murni, atau energy
psikis yang menunjukkan ciri alami yang
irrasional.
- Ego : bagian yang pertama kali dibedakan dengan ID,
disebut kepribadian eksekutif karena peranannya dalam menghubungkan energy
Id ke dalam saluran social yang dapat dimengerti orang lain
- Super Ego : kepribadian yang muncul paling akhir sekitar usia 5 tahun. Super ego terbentuk dari lingkungan ekternal. Super ego merupakan kesatuan standar moral yang diterima ego dari sejumlah agen yang mempunyai otoritas dalam lingkungan luar diri
B.HAKEKAT MANUSIA
.
Hakekat Manusia Menurut Pandangan
Umum
1. Dalam perspektif filsafat
Disimpulkan
bahwa manusia merupakan hewan yang berpikir karena memiliki nalar intelektual.
Dengan nalar intelektual itulah manusia dapat berpikir, menganalisis,
memperkirakan, meyimpulkan, membandingkan, dan sebagainyaDalam Perspektif
Ekonomi
2. Dalam perspektif ekonomi, manusia
adalah makhluk ekonomi, yang dalam kehidupannya tidak dapat lepas dari
persoalan-persoalan ekonomi. Komunikasi interpersonal untuk memenuhi
hajat-hajat ekonomi atau kebutuhan-kebutuhan hidup sangat menghiasi kehidupan
mereka
3. Dalam Perspektif Sosiologi
Manusia
adalah makhluk social yang sejak lahir hingga matinya tidak pernah lepas dari
manusia lainnya. Bahkan, pola hidup bersama yang saling membutuhkan dan saling
ketergantungan menjadi hal yang dinafikkan dalam kehidupan sehari-hari manusia
4. Dalam Perspektif Antropologi
Manusia
adalah makhluk antropologis yang mengalami perubahan dan evolusi. Ia senantiasa
mengalami perubahan dan perkembangan yang dinamis
5. Dalam Perspektif Psikologi
Manusia
adalah makhluk yang memiliki jiwa
Hakekat
Manusia Menurut Pandangan Islam
·
Manusia adalah Makhluk Ciptaan Allah
SWT
·
Manusia
Merupakan Makhluk yang Terbatas
·
Kemandirian
dan Kebersamaan (Individualitas dan Sosialita).
Perbedaan manusia dengan makhluk
lain
manusia di ciptakan tuhan dengan memiliki akal pikiran , budi pekerti dan hawa nafsu. Dan manusia juga di utus Allah untuk menjadi khalifah ( pempimpin ) di muka bumi .
C.KEPRIBADIAN
BANGSA TIMUR
Kepribadian bangsa timur dapat
diartikan suatu sikap yang dimiliki oleh suatu negara yang menentukan
penyesuaian dirinya terhadap lingkungan. Kepribadian bangsa timur pada umumnya
merupakan kepribadian yang mempunyai sifat toleransi yang tinggi. kita tinggal
di Indonesia termasuk ke dalam bangsa timur, dikenal sebagai bangsa yang
berkepribadian baik. Di dunia bangsa timur dikenal sebagai bangsa yang ramah
dan bersahabat.
Bagan Psikososiogram Manusia
Nomor 7 ( daerah tak sadar )
Disebut sebagai
daerah tak sadar karena memang sudah tertanam jauh di dalam diri manusia dan
tak mampu disadari bahkan oleh manusia itu sendiri.
contoh study
kasusnya, misalnya dunia mimpi dari manusia itu sendiri. Terkadang didunia
mimpi itu sering timbul beberapa hal yang mungkin tidak pernah disadari oleh
manusia itu sendiri, bahkan hal itu tidak disadari oleh otak manusia
.
Nomor 6 ( daerah sadar )
Disebut daerah
Sub sadar karena sewaktu – waktu unsur – unsur yang sudah tertanam bisa meledak
keluar lagi dan mengganggu kebiasaan sehari – hari.
contoh study
kasusnya, misalnya sebuah tragedy buruk yang pernah menimpa manusia itu sendiri
atau kita kenal dengan trauma tersendiri yang dimiliki manusia tersebut yang
sulit untuk dilupakan namun manusia itu sendiri ingin melupakannya. Tragedy
buruk itu kita misalkan pada waktu peristiwa Gempa Tsunami di Aceh pada tahun
2006. pada peristiwa itu, pastinya meninggalkan trauma bagi para korban bencana
Tsunami di Aceh. Trauma tersebut sebenernya ingin untuk dilupakan tetapi mereka
merasa hal itu sangat sulit dilupakan karena pada saat itu mereka dalam keadaan
sadar.
Nomor
5 (daerah kesadaran yang tidak dinyatakan)
Maksudnya
pikiran – pikiran dan gagasan yang ada disimpan sendiri oleh manusia tersebut
dan tidak ada seorang lain pun yang dapat mengetahuinya.
contoh study
kasusnya, misalnya perasaan benci terhadap seseorang. Perasaan itu ada dalam
keadaan kita sadar, namun secara tidak langsung hal itu tidak dinyatakan
terang-terangan didepan seseorang yang dibencinya. Perasaan itu terkadang hanya
bergemelut didalam hatinya dan pikierannya sendiri tanpa ada yang
mengetahuinya.
Nomor
4 (daerah kesadaran yang dinyatakan)
manusia mengungkapkan kepada
orang lain apa yang ada di pikirannya seperti perasaan, pengetahuan dan sebagainya.
contoh study kasusnya , misalnya
kita lihat dari segi pengetahuan. Seseorang membagi apa yang diketahuinya baik
dari buku-buku yang telah dibacanya, atau pengetahuan yang telah dimilikinya.
Nomor
3 (lingkaran hubungan karib)
manusia memiliki seseorang atau
sesuatu yang dianggap bisa menjadi curahan hati dan tempat untuk meminta
bantuan. Tidak selalu manusia yang lain juga melainkan benda, atau makhluk
hidup lain pun bisa berada pada lingkaran
contoh study kasusnya, misalnya
kita lihat segi perasaan, seseorang yang telah menganggap oranglain sebagai
seseorang yang mampu untuk menjadi tempat untuk menanmpung berbagai curahan
hatinya atau sesuatu yang dirasakannya.
Nomor 2 (lingkaran
hubungan berguna)
dianalogikan hubungan antara
murid dengan guru, pedagang dan pembeli. Pada daerah ini semua hubungan yang
ada sudah sering kita lihat berbagai contohnya dalam kehidupan sehari-hari
contoh study kasusnya, misalnya
antara pedagang dan pembeli. Disini mereka saling membutuhkan satu dengan yang
lainnya. Pedang membutuhkan pembeli untuk membeli dagangannya, sedangkan
pembeli membutuhkan barang untuk dikonsumsinya. Ini adalah suatu hubungan
timbal balik yang sudah sangat lumrah terjadi dalam kehidupan kita.
Nomor
1 (lingkaran
hubungan jauh)
pikiran dan
gagasan manusia tentang berbagai macam hal. Disini manusia tersebut sudah mulai
matang terhadap hal apa saja yang akan dihadapi kedepannya.
contoh
study kasusnya, misalnya sebuah keputusan yang harus diambil seseorang ketika
dia dalam sebuah masalah besar yang dihadapinya. Keputusan tersebut begitu
cepat diseleksi dalam otaknya. Sepersekian detik dia harus bisa keluar dari
masalah tersebut. Tentunya dia sudah memikirkan segala macam hal yang akan
dihadapinya kemudian hari
Nomor 0 (lingkungan dunia luar)
pendapat dan pikiran seseorang tentang dunia atau daerah yang belum
pernah dikunjungi atau dijumpai.
contoh study kasusnya, Misalnya saat kita berada diluar dari Negara
Indonesia. Kita akan berpikir bahwa Negara yang kita kunjungi itu sangat
berbeda dengan Negara dimana kita tinggal yaitu di Indonesia. Hal yang berbeda
itu dilihat dari berbagai aspek yang ada. Dilihat dari kebudayaan , pola pikir
dan cara hidup manusia dinegara tersebut, dan berbagai macam aspek
lainnya.
D.KEBUDAYAAN
kebudayaan secara umum adalah merupakan jalan atau arah didalam bertindak
dan berfikir untuk memenuhi kebutuhan hidup baik jasmani maupun rohani.
TOKOH KEBUDAYAAN INDONESIA
- Bung Karno
- Gus Dur
- Emha Ainun Najib
- Kang Sobari
- Soejiwo Tejo
- Butet Kertarajasa
E.UNSUR-UNSUR
KEBUDAYAAN
Ada 7 unsur kebudayaan universal :
1.
Sistem kepercayaan
Ø Animisme
kepercayaan yang memuja arwah
dari nenek moyang
Ø Dinamisme
kepercayaan bahwa pada benda-benda
tertentu baik benda hidup atau mati mempunyai kekuatan ghaib.
Ø Totemisme
Kepercayaan menghormati binatang-binatang
tertentu untuk dipuja dan dianggapnya seketurunan
2. Sistem kemasyarakatan
atau organisasi social
3.
Sistem pengetahuan
4.
Bahasa
5.
Kesenian
6.
Sistem mata pencaharian hidup
7.
Sistem peralatan hidup
Kebudayaan
dalam dua wujud :
• Kebudayaan material
Kebudayaan material mengacu pada semua ciptaan masyarakat yang nyata, konkret. Termasuk dalam kebudayaan material ini adalah temuan-temuan yang dihasilkan dari suatu penggalian arkeologi: mangkuk tanah liat, perhisalan, senjata, dan seterusnya. Kebudayaan material juga mencakup barang-barang, seperti televisi, pesawat terbang, stadion olahraga, pakaian, gedung pencakar langit, dan mesin cuci.
Kebudayaan material mengacu pada semua ciptaan masyarakat yang nyata, konkret. Termasuk dalam kebudayaan material ini adalah temuan-temuan yang dihasilkan dari suatu penggalian arkeologi: mangkuk tanah liat, perhisalan, senjata, dan seterusnya. Kebudayaan material juga mencakup barang-barang, seperti televisi, pesawat terbang, stadion olahraga, pakaian, gedung pencakar langit, dan mesin cuci.
•Kebudayaan nonmaterial
Kebudayaan nonmaterial adalah ciptaan-ciptaan abstrak yang diwariskan dari generasi ke generasi, misalnya berupa dongeng, cerita rakyat, dan lagu atau tarian tradisional
Kebudayaan nonmaterial adalah ciptaan-ciptaan abstrak yang diwariskan dari generasi ke generasi, misalnya berupa dongeng, cerita rakyat, dan lagu atau tarian tradisional
F. WUJUD KEBUDAYAAN
Wujud
kebudayaan menurut dimensi wujudnya :
Ø
Wujud kebudayaan sebagai suatu kompleks dari
ide-ide,gagasan,nilai-nilai,norma-norma,peraturan dan sebagainya
Ø
Wujud kebudayaan sebagai suatu kompleks
aktivitas serta tindakan berpola dari manusia dalam masyarakat
Ø
Wujud kebudayaan sebagai benda-benda hasil karya
manusia
G. ORIENTASI NILAI BUDAYA
masalah
pokok kehidupan manusia dalam sistem nilai budaya ;
1. Hakekat hidup manusia.
2. Hakekat karya manusia.
3. Hakekat waktu manusia.
4. Hakekat alam manusia.
5. Hakekat hubungan manusia
2. Hakekat karya manusia.
3. Hakekat waktu manusia.
4. Hakekat alam manusia.
5. Hakekat hubungan manusia
H. PERUBAHAN KEBUDAYAAN
Faktor-faktor yang Mempengaruhi
Diterima atau Tidaknya Suatu Unsur Kebudayaan Baru
§
Terbatasnya masyarakat memiliki hubungan atau
kontak dengan kebudayaan dan dengan orang-orang yang berasal dari luar
masyarakat tersebut.
§
Jika pandangan hidup dan nilai yang dominan
dalam suatu kebudayaan ditentukan oleh nilai-nilai agama
§
Corak struktur sosial suatu masyarakat turut
menentukan proses penerimaan kebudayaan baru. Misalnya sistem otoriter akan
sukar menerima unsur kebudayaan baru.
§
Suatu unsur kebudayaan diterima jika sebelumnya
sudah ada unsur-unsur kebudayaan yang menjadi landasan bagi diterimanya unsur
kebudayaan yang baru tersebut.
§
Apabila unsur yang baru itu memiliki skala
kegiatan yang terbatas
Penyebab
terjadinya perubahan kebudayaan
§
masuknya budaya asing
§
kurangnya kesadaran masyarakat akan pentingnya
peranan budaya local
I.KAITAN MANUSIA dan KEBUDAYAAN
Hubungan manusia dengan kebudayaan
Secara
sederhana hubungan antara manusia dan kebudayaan adalah : manusia sebagai
perilaku kebudayaan, dan kebudayaan merupakan obyek yang dilaksanakan manusia.
Tetapi apakah sesederhana itu hubungan keduanya ?
Dalam sosiologi manusia dan kebudayaan dinilai sebagai dwitunggal, maksudnya bahwa walaupun keduanya berbeda tetapi keduanya merupakan satu kesatuan. Manusia menciptakan kebudayaan, clan setclah kebudayaan itu tercipta maka kebudayaan mengatur hidup manusia agar sesuai dcngannya. Tampak baliwa keduanya akhimya merupakan satu kesatuan.
Dalam sosiologi manusia dan kebudayaan dinilai sebagai dwitunggal, maksudnya bahwa walaupun keduanya berbeda tetapi keduanya merupakan satu kesatuan. Manusia menciptakan kebudayaan, clan setclah kebudayaan itu tercipta maka kebudayaan mengatur hidup manusia agar sesuai dcngannya. Tampak baliwa keduanya akhimya merupakan satu kesatuan.
Contoh tentang hubungan antara
manusia dengan kebudayaan
Contoh
sederhana yang dapat kita lihat adalah hubungan antara manusia dengan
peraturan-peraturan kemasyarakatan. Pada saat awalnya peraturan itu dibuat oleh
manusia, setelah peraturan itu jadi maka manusia yang membuatnya harus patuh
kepada peraturan yang dibuatnya . Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa
manusia tidak dapat dilepaskan dari kebudayaan, karena kebudayaan itu merupakan
perwujudan dari manusia itu sendiri
Pengertian Dialektis
Dialektis : komunikasi dua arah
yang sering dipakai dalam kehidupan sehari-hari
Tahap proses Dialektis
ü .
Ekstemalisasi adalah proses dimana manusia mengekspresikan dirinya dengan
membangun dunianya. Melalui ekstemalisasi ini masyarakat menjadi kenyataan
buatan manusia
ü .
Obyektivasi adalah proses dimana masyarakat menjadi realitas obyektif, yaitu
suatu kenyataan yang terpisah dari manusia dan berhadapan dengan manusia.
Dengan demikian masyarakat dengan segala pranata sosialnya akan mempengaruhi
bahkan membentuk perilaku manusia
ü .
Intemalisasi, yaitu proses dimana masyarakat disergap kembali oleh manusia.
Maksudnya bahwa manusia mempelajari kembali masyarakamya sendiri agar dia dapat
hidup dengan .baik, sehingga manusia menjadi kenyataan yang dibentuk oleh
masyarakat
DAFTAR PUSTAKA
wartawarga.gunadarma.ac.id

Tidak ada komentar:
Posting Komentar