Senin, 03 November 2014

MANUSIA DAN KEINDAHAN



  
                            TUGAS ILMU BUDAYA DASAR (5)
                               MANUSIA DAN KEINDAHAN

NAMA     : AFNI WULANDARI
KELAS    : 1PA15
NPM       :  10514407



PENDAHULUAN
A.LATAR BELAKANG
Keindahan adalah anugrah terindah yang Tuhan berikan kepada alam semesta dan kepada manusia. Bersyukurlah kita karna bisa melihat dan mendapat keindahan dari Tuhan.

B.TUJUAN
Dibuatnya makalah ini untuk memberi informasi tentang keindahan yang berkaitan dengan manusia maupun dengan alam semesta.


A.KEINDAHAN
 Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, keindahan diartikan sebagai keadaan yang enak dipandang, cantik, bagus benar atau elok.

B.PERBEDAAN KEINDAHAN SEBAGAI SUATU KUALITAS ABSTRAK DAN SEBAGAI SEBUAH BENDA TERTENTU YANG INDAH

Keindahan sebagai suatu kualitas abstrak (Beauty as an abstract quality) menggambarkan sesuatu yang kontemporer dan bersifat nonrealistic di mana sang pencipta karya menggambarkan sesuatu yang tidak bisa dimengerti secara umum dan tidak sesuai dengan realita. Keindahan sebagai kualitas abstrak menggambarkan suatu bentuk dalam yang keindahan di mana keindahan tersebut bersifat eksklusif dan hanya dapat dimengerti oleh orang yang menciptakan keindahan tersebut berdasarkan apa yang dipahaminya.

Sedangkan keindahan sebagai sebuah benda tertentu yang indah adalah keindahan yang memiliki konsep pemahaman dan nilai yang berbeda dengan kualitas abstrak di mana benda yang dimaksud dalam hal ini adalah sesuatu yang mewakili keindahan secara umum dan dapat dengan mudah diterima maupun dipahami oleh masyarakat.
Contoh keindahan dalam bentuk benda:Secara alami : Manusia menaruh rasa kagum atas keindahan alam yang merupakan ciptaan dari  Yang Maha Kuasa.
Buatan tangan : Karya seni yang memiliki nilai estetika yang dapat dinilai oleh manusia.


C.KEINDAHAN YANG SELUAS-LUASNYA

keindahanan adalah sebuah anugrah yang di berikan oleh tuhan YME untuk di pergunakan dengan baik atau di rawat. Maka beruntung lah orang yang memikiki keindahan tersebut. Contoh : Lingkungan yang indah, negara yang indah, dan kenangan seseorang yang indah. Indah itu di dapatkan apabila kita bisa merawat dan menjaga keindahan tersebut,jangan mengunakan keindahan untuk hal yang tidak baik.
Macam – macam keindahan menurut tempatnya : 

a)      keindahan dalam arti yang luas  
     
Keindahan dalam arti luas merupakan pengertian semula dari bangsa Yunani dulu yang didalamnya tercakup pula kebaikan. Plato misalnya menyebut tentang watak yang indah dan hulcum yang indah, sedang Aristoteles merumuskan keindahan sebagi sesuatu yang selain baik juga menyenangkan. Plotinus menulis tentang ilmu yang indah dan kebajikan yang indah. Orang Yunani dulu berbicara pula mengenai buah pikiran yang indah dan adat kebiasaan yang indah.
Jadi pengertian keindahan yang seluas-luasnya meliputi : keindahan semi,keindahan alam,keindahan moral,keindahan intelektual.

b)        keindahan dalam arti estetis murni
keindahan estetis murni adalah keindahan yang terliahat murni tanpa ada campur tangan yang lain.
Keindahan yang murni di lihat dari seseorang : saat ini sangat sulit melihat seseorang yang mempunyai wajah yang indah di dapat dari lahir. Kebanyakan di dapat dari dampak memakai kosmetik atau pun obat-obatan yang lain.

Keindahan yang murni dari alam kita : jaman sekarang alam yang indah murni dari alam kita sudah jarang.sekarang banyak alam yang sudah di ubah menjadi kota yang indah. Kan sayang alam menjadi rusak dan kita pun yang dekat dengan perubahan itu menjadi kena dampak nya. Banyak dampak negatif dari perubahan alam yang indah menjadi kota yang indah.

c)         keindahan dalam arti terbatas dalam hubungannya dengan penglihatan


D.NILAI ESTETIK
Estetika adalah rasa indah pada umumnya dan tentang kesenian pada khususnya.Pandangan mengenai falsafah dan estetika sangat berhubung rapat tentang kesenian.Apabila disentuh tentang keindahan maka secara langsung akan dibicarakan hal-hal yang berkaitan dengan ‘seni’ dan kesenian. Persoalan estetika banyak dibincangkan oleh ahli-ahli falsafah kuno dan ahli falsafah sekarang. Apabila persoalan estetika dibahaskanmaka secara langsung persoalan kesenian dan nilai keindahan akan disentuh. Nilaiestetika itu sendiri adalah seni




E.PERBEDAAN NILAI EKSTRINSIK DAN INSTRINSIK

·         Nilai Ekstrinsik adalah sifat baik dari suatu benda sebagai alat atau sarana untuk sesuatu hal lainnya (Instrumental/Contribution Value), yakni  bersifat  sebagai  alat atau membantu.
·         Nilai Instrinsik adalah sifat baik dari benda yang bersangkutan, atau suatu tujuan ataupun demi kepentingan benda itu sendiri.

Agar lebih jelasnya tentang perbedaan Nilai Insrinsik dan Nilai Ekstrinsik ini saya akan memberikan contohnya :
·         Puisi bentuk puisi yang terdiri dari bahasa diksi, baris, sajak, irama, itu disebut nilai Ekstrinsik. Sedangkan pesan yang ingin disampaikan kepada pembaca melalui (alat benda) puisi itu disebut nilai Instrinsik.
·         Tari, tarian Darmawulan – minakjinggo merupakan suatu tarian yang halus dan kasar dengan segala macam jenis pakaian dan gerak – geriknya.
Tarian itu merupakan nilai ekstrinsik, sedangkan pesan yang ingin disampaikan tarian itu adalah kebaikan melawan kejahatan merupakan nilai Instrinsik.


F.PENGERTIAN KONTEMPLASI DAN EKSTANSI

*      Kontemplasi
Kontemplasi adalah dasar dalam diri manusia untuk menciptakan sesuatu yang indah yang merupakan suatu proses bermeditasi merenungkan atau berpikir penuh dan mendalam untuk mencari nilai-nilai, makna, manfaat dan tujuan atau niat suatu hasil penciptaan.

*      Ekstansi
Ekstansi adalah dasar dalam diri manusia untuk menyatakan, merasakan dan menikmati sesuatu yang indah.




G.TEORI-TEORI DALAM RENUNGAN

1.Teori Pengungkapan ialah bahwa “Art is an expression of human feeling” (Seni adalah suatu pengungkapan dari perasaan manusia). Tokoh teori ekspresi yang paling terkenal ialah filsuf Italia Benedeto Croce (1886-1952) dengan karyanya yang telah diterjemahkan kedalam bahasa Inggris.

2.Teori Metafisik Merupakan salah satu teori yang tertua, yakni berasal dari Plato yang karya-karya tulisannya untuk sebagian membahas estetik filsafati, konsepsi keindahan dan teori seni. Seniman besar adalah seseorang yang mampu dengan perenungannya itu menembus segi-segi praktis dari benda-benda di sekelilingnya dan sampai pada makna yang dalam, yakni memahami ide-ide dibaliknya.

3.Teori Psikologis Salah satunya ialah teori permainan yang dikembangkan oleh Freedrick Schiller (1757-1805) dan Herbert Spencer (1820-1903). Seni merupakan semacam permainan yg menyeimbangkan segenap kemampuan mental manusia berhubungan dengan adanya kelebihan energi yang harus dikeluarkan.

 
H.TEORI-TEORI KESERASIAN  
Keserasian merupakan bagian atau yang dapat mewujudkan keindahan. Keserasian mengandung unsur pengertian perpaduan , pertentangan, ukuran dan seimbang.Perpaduan misalnya : orang berpakaian antara kulit dan warna yang dipakai harus cocok.
Contoh yang menunjukkan unsur ukuran-ukuran yang seimbang atau tidak seimbang/serasi, misalnya dalam memadu rumah dari halaman akan kelihatan serasi dan indah apabila rumah yang bagus dengan halamannya yang luas dan ditata dengan bunga-bunga yang indah maka orang akan memuji keserasian itu.
Lagu atau nyanyian-nyanyian merupakan unsur pertentangan antara suara tinggi-rendah, panjang-pendek, keras-halus yang terpadu begitu rupa sehingga telinga kita dibuat asyik mendengarkan dan hati kita pun merasa puas, tetapi apabila dalam keasyikan itu tiba-tiba terdengar suara yang sumbang kita pun tentunya akan merasa kecewa dalam hal lagu irama yang indah merupakan pertentangan yang serasi
keseimbangan/keserasian.Keserasian juga bisa dibilang dengan kelarasan yaitu dua hal yang berbeda yang bisa menjadi terlihat indah dan selaras/serasi.seperti pada taman yang hijau tumbuh pohon-pohon hijau yang menjadikan tempat itu terlihat serasi.contoh keserasian pada manusia atau hubungan juga suka terjadi keserasian.Dua orang yang berhubungan dan memiliki kesamaan atau kecocokan bisa di katakan serasi.Jadi,keserasian bisa di teorikan menjadi hal yang cocok.


REFERENSI :

juriatun.blogspot.com/2011/06/pengertian-kontemplasi-dan-ekstansi.html











Tidak ada komentar:

Posting Komentar